Biden Cabut Larangan Transgender Militer Era Trump

45 1 675x400 - Biden Cabut Larangan Transgender Militer Era Trump

Biden Cabut Larangan Transgender Militer Era Trump

Biden Cabut Larangan Transgender Militer Era Trump – Orang transgender adalah orang yang memiliki identitas gender atau ekspresi gender yang berbeda dengan seksnya yang ditunjuk saat lahir. Orang transgender juga terkadang disebut sebagai orang transseksual jika ia menghendaki bantuan medis untuk transisi dari satu seks ke seks lainnya.

Ketika Joe Biden mulai menjabat sebagai Presiden AS ke 46, banyak aturan yang di buat oleh Donald Trump di batalkan. Biden kabarnya akan kembali dalam kesepakatan nuklir yang di tinggalkan Trump, juga akan kembali mengikuti kebijakan perubahan iklim dalam Kesepakatan Paris.

Selain itu, ada juga desas-desus mengenai rencana pencabutan aturan pelarangan individu transgender di tubuh militer Amerika Serikat. Sekretaris pers Gedung Putih, Jen Psaki, dalam sebuah pernyataan sehari sebelum Biden-Harris di lantik menguatkan bahwa rencana APK IDNPlay tersebut bukan hanya desas-desus belaka tapi akan segera di eksekusi.

1. Ikhtisar ringkas kemelut transgender di militer AS
1611615543828 2d588b538864a3b2a1a0b557d321694d eb286a0c7b293d4509c64c713fca384b - Biden Cabut Larangan Transgender Militer Era Trump

Pada Juni 2016, Obama secara resmi mencabut larangan transgender di tubuh militer AS. Peresmian pencabutan itu di umumkan secara terbuka oleh Menteri Pertahanan saat itu, yakni Ash Carter. Keputusan Obama menjadi keputusan bersejarah bagi komunitas transgender yang ingin bertugas melayani negara di bidang militer.

Survei yang pernah di lakukan oleh Departemen Pertahanan pada tahun 2016, ada sekitar satu persen, atau 8.980 personel militer yang aktif adalah transgender. Melansir dari laman NBC News, kelompok LGBTQ yang masuk dalam pasukan Cadangan Terpilih sekitar 5.727 orang. Jadi total anggota militer transgender AS, baik yang aktif bertugas atau cadangan pada tahun 2016 sekitar 14.707 orang. Nasib belasan ribu orang itu terancam ketika Trump menjabat.

Lalu ketika Donald Trump menjabat sebagai Presiden ke 45, pada Juli 2017 lalu, Donald Trump pernah mengunggah serentetan informasi di akun sosial media miliknya, bahwa orang transgender akan di larang bertugas di militer “dalam kapasitas apa pun”. Trump membalikkan kebijakan presiden sebelumnya.

Meskipun, ada catatan penting bahwa pemerintahan era Donald Trump bukanlah “larangan” sepenuhnya, tapi pernyataan Donald Trump telah mencegah banyak orang transgender AS untuk mendaftar militer. Salah seorang letnan Angkatan Laut bernama Blake Dremman, yang juga advokat transgender adalah salah satu orang di tubuh militer AS yang sebenarnya menanti “larangan” Trump tersebut di cabut.

2. Dukungan rencana pencabutan larangan transgender di militer
1611615656416 2d588b538864a3b2a1a0b557d321694d 7109245371f1bf16ab834a6fe580cc36 - Biden Cabut Larangan Transgender Militer Era Trump

Jika pada tahun 2016 lalu Menteri Pertahanan Ash Carter mendukung keputusan Barrack Obama, kini rencana untuk membatalkan larangan transgender militer AS juga di dukung kuat oleh Menteri Pertahanan Joe Biden yang bernama Lloyd Austin.

Lloyd Austin adalah mantan seorang jenderal dan baru saja di konfirmasi menduduki jabatan Menteri Pertahanan. Melansir dari laman Associated Press, Austin menjelaskan “Saya mendukung rencana presiden atau rencana untuk membatalkan larangan tersebut”. Austin juga menegaskan bahwa jika seseorang bugar dan memenuhi syarat serta dapat mempertahankan standar kualifikasi, maka harus di izinkan untuk berada di militer.

Pada minggu-minggu awal Joe Biden memerintah Amerika Serikat, kepala staf Gedung Putih yang bernama Ron Klain, telah mengedarkan sebuah memo yang menjelaskan gambaran Biden ketika awal memerintah. Biden akan memajukan kesetaraan dan mendukung komunitas kulit berwarna serta komunitas lain yang kiranya sejauh ini kurang terlayani oleh negara.

3. Biden bisa melakukan pencabutan aturan larangan transgender secepatnya
1611615853008 2d588b538864a3b2a1a0b557d321694d 1e51603b1683aecfcd0fce41b593a670 - Biden Cabut Larangan Transgender Militer Era Trump

Sejauh ini, belum ada keputusan atau pernyataan resmi yang di keluarkan sebagai bagian dari perintah eksekutif presiden untuk mencabut larangan transgender di militer AS. Namun dengan adanya pernyataan dukungan penuh dari Menteri Pertahanan Llyod Austin, kemungkinan besar keputusan resmi akan segera di keluarkan.

Menurut kantor berita Reuters, seorang sumber anonim mengatakan bahwa Presiden Terpilih Joe Biden dapat segera mencabut larangan tersebut secepatnya pada hari Senin. Namun sampai saat ini, Gedung Putih secara resmi belum memberikan tanggapan atau komentar.

Juga belum dapat di perkirakan kapan Pentagon dapat memberlakukan kebijakan baru jika keputusan resmi pencabutan larangan transgender di militer AS di keluarkan. Namun memang pada tahun-tahun yang lalu, khususnya sebelum tahun 2016, seorang anggota militer transgender bisa di berhentikan karena alasan tersebut.

Ketika Trump menjabat, personel militer transgender yang sudah bertugas di perbolehkan tetap melakukan kinerjanya. Tetapi perekrutan baru transgender di jauhkan. Trump beralasan biaya perawatan medis untuk transgender terlalu besar. Antara tahun 2016 hingga tahun 2019, Pentagon melaporkan mengeluarkan biaya 8 juta USD atau sekitar Rp. 112 miliar untuk perawatan medis transgender.

4. Joe Biden resmi cabut larangan transgender di militer AS

Presiden AS, Joe Biden, akhirnya sepakat dan menandatangani perintah untuk mencabut larangan transgender di militer AS. Penandatanganan itu di lakukan pada Senin. Bersama perintah eksekutif untuk mendata siapa saja pasukan yang di keluarkan dari militer karena identitas gender mereka.

Upaya pendataan tersebut di lakukan untuk memeriksa catatan militer bagi mereka yang di pecat dengan alasan tidak terhormat. Untuk di ubah menjadi terhormat.

“Tentara transgender harus tahu bahwa mereka di terima di seluruh militer AS”. Ungkap sebuah pernyataan yang di keluarkan oleh Gedung Putih, seperti di kutip dari laman Politico.

Para senior dan politisi top dari Demokrat di Capitol Hill memuji keputusan Biden. Senator Kirsten Gillibrand menyatakan bahwa siapapun anggota militer AS yang siap mempertaruhkan nyawanya. Harus di terima dengan pujian dan bukan prasangka.