Militer Mesir Kuno juga Punya Senjata Bersejarah Lho

49 735x400 - Militer Mesir Kuno juga Punya Senjata Bersejarah Lho

Militer Mesir Kuno juga Punya Senjata Bersejarah Lho

Militer Mesir Kuno juga Punya Senjata Bersejarah Lho – Senjata adalah suatu alat yang digunakan untuk melukai, membunuh, atau menghancurkan sesuatu. Senjata dapat digunakan untuk menyerang maupun untuk mempertahankan diri, dan juga untuk mengancam dan melindungi. Apapun yang dapat digunakan untuk merusak dapat dikatakan senjata.

Dunia mengenal Mesir sebagai salah satu peradaban tertua di dunia. Pada masa Kerajaan Baru (1550 SM-1077 SM), Mesir Kuno tengah berada di puncak kejayaannya dan memiliki kekuatan militer besar yang ditakuti bangsa-bangsa dunia. Awalnya, Mesir Kuno mengandalkan persenjataan sederhana seperti gada batu, tombak berujung kayu, kapak, busur, dan anak panah untuk melawan suku lain.

Kemudian, datanglah bangsa penggembala Hyksos dari Sbobet Deposit Pulsa 10000 Suriah yang ikut menetap di Mesir pada Periode Menengah ke-2 Mesir (1650 SM-1550 SM). Belajar dari kecanggihan Hyksos, Mesir Kuno menaklukkan Hyksos di bawah pemerintahan Firaun Ahmose I dengan senjata yang jauh lebih unggul seperti kereta kuda dan busur komposit yang kuat. Inilah senjata Mesir Kuno yang menjadi kunci dari kejayaan Mesir Kuno di Masa Kerajaan Baru.

1. Ikem dan dja

maxresdefault - Militer Mesir Kuno juga Punya Senjata Bersejarah Lho

Salah satu pasukan utama militer Mesir Kuno adalah pasukan bertombaknya. Mereka berlindung dengan perisai kayu (ikem) dan tombak berujung perunggu (dja). Meskipun saat itu logam amat berharga, dja hanya butuh sedikit perunggu untuk ujung tombak dan senjata tersebut tetap mematikan!

Panjang dja membantu tentara Mesir menghalau musuh sambil berlindung di belakang ikem. Ujung dja yang terbuat dari perunggu cukup tajam dan keras untuk menghunjam baju zirah musuh! Ikem tentara Mesir Kuno dibuat dengan tiga papan kayu yang disatukan dengan perekat hewani dan kulit binatang.

Sebelum dijajah Hyksos, Mesir Kuno menggunakan tombak ujung kayu yang mudah patah saat perang. Oleh karena itu, mereka takluk. Jadi, Hyksos mengajarkan cara membuat perunggu sebagai lapisan ujung tombak. Dengan ikem dan dja, formasi tentara Mesir Kuno menjadi salah satu “mimpi buruk” bagi lawan di masanya.

2. Lembing
javelin 0811eadef54005d1fcf615a9fe73745d - Militer Mesir Kuno juga Punya Senjata Bersejarah Lho

Dengan panjang sekitar 1 meter, lembing tentara Mesir Kuno tidak hanya berbahaya saat dilemparkan, tetapi juga berfungsi dalam pertarungan jarak dekat. Prajurit Kerajaan Baru akan membawa lembing di atas bahu mereka seperti anak panah.

Pada pertarungan jarak dekat, bukan hanya mereka akan menggunakan lembing untuk mendorong musuh di belakang perisai mereka, tetapi mereka juga bisa membidik lembing yang akan menembus kereta kuda atau barisan infanteri musuh.

Namun, orang Mesir Kuno tidak melihat lembing sebagai senjata sekali pakai layaknya anak panah. Mereka memasangkan sebilah logam yang dibentuk wajik pada ujung lembing dengan pegangannya yang dibuat dari kayu yang seimbang dan kokoh, sehingga dapat dibidik serta dilemparkan sekuat tenaga.

3. Kapak perang
kapak 339aa771f025bbf204de1df0e0e9b8ef - Militer Mesir Kuno juga Punya Senjata Bersejarah Lho

Kapak perang Mesir adalah senjata sekunder yang diselipkan ke ikat pinggang prajurit atau digantung pada bahunya.

Dalam pertarungan jarak dekat, kapak tersebut bisa menghancurkan perisai musuh yang lemah atau melukai musuh hingga mati. Awalnya, ketika musuh tidak memakai baju zirah, bilah kapak Mesir Kuno berbentuk bulan sabit dan dirancang untuk menebas bagian tubuh yang tidak terlindungi dan memberikan luka yang dalam.

Namun, selama Kerajaan Baru, saat bala tentara Mesir Kuno menghadapi tentara suku Het dan Suriah yang mengenakan baju zirah besi, bilah kapak perang mereka menjadi semakin tipis dan lurus, sehingga sangat cocok untuk menembus baju zirah tersebut.

Kapak perang juga multifungsi. Selama pengepungan kota Kanaan dalam Pertempuran Djahi (1178 SM) melawan Bangsa Laut, pasukan Ramses III menggunakan kapak perang untuk menggali di bawah tembok lumpur, sementara sisanya menebang pepohonan.

4. Pedang pendek
short 07564b5e575cf1318f44c89414215719 - Militer Mesir Kuno juga Punya Senjata Bersejarah Lho

Sebelum invasi Hyksos, pedang dan belati bukan masih asing di mata Mesir Kuno. Di perkenalkan dengan logam perunggu, Mesir Kuno membuat pedang pendek yang tidak kalah tajam.

Karena perunggu tidak termasuk logam kuat, maka orang Mesir Kuno menempa bilah dan gagang jadi satu, sehingga tidak mudah patah. Ada dua jenis pedang pendek Mesir yang umum:

  • Mirip seperti belati dan memiliki ujung yang tajam, untuk menusuk musuh pertarungan jarak dekat.
  • Sedikit lebih panjang dengan sisi rata yang berbentuk bulat dengan ujung seperti “pisau mentega”. Pedang pendek ini di gunakan untuk menebas musuh dan cukup kuat, sehingga tidak patah atau menekuk ketika di hantam dengan perisai yang keras.
5. Khopesh
khopesh 11f757f2a0ffe9cf4f392341692e52e8 - Militer Mesir Kuno juga Punya Senjata Bersejarah Lho

Senjata satu ini yang paling ikonik dari Kerajaan Baru. Ya, khopesh adalah pedang unik yang berbentuk melengkung yang menjadi salah satu senjata kebanggaan militer Mesir Kuno zaman Kerajaan Baru. Khopesh berakar dari kata “ḫpš” yang berarti “kaki hewan”. Tidak seperti sabit, khopesh memiliki tajam di luar, sehingga menjadi pedang.

Bukan senjata utama, khopesh adalah senjata sekunder layaknya pedang pendek dan kapak perang. Namun, saat di gunakan, khopesh dapat menebas musuh secara efektif dalam pertarungan jarak dekat! Lekukan khopesh dapat di gunakan untuk menarik kaki lawan atau perisai sehingga lebih mudah di serang.

Lagi-lagi, Hyksos memicu kemajuan khopesh, yang mengganti bahannya menjadi logam perunggu dan besi. Saking berjasanya, khopesh dapat di temukan pada gambar para Firaun yang tengah membantai lawan. Dua khopesh dapat di temukan pada makam Firaun muda, Tutankhamun (1342 SM-1325 SM).

6. Busur komposit
composite 570848813798f0a339167bb9a0df1aa4 - Militer Mesir Kuno juga Punya Senjata Bersejarah Lho

Sebelum Hyksos menyerang, tentara Mesir Kuno menggunakan busur dan anak panah dari kayu. Setelah mereka memperkenalkan busur komposit yang mewah, maka kekuatan memanah Mesir Kuno pun berubah. Militer Kerajaan Baru Mesir memiliki setidaknya 50 pemanah untuk mengejutkan lawan!

Busur komposit Mesir Kuno memiliki panjang 1,5 meter dan di buat dari kayu betula, tanduk kambing, dan urat banteng, lalu di rekatkan dengan perekat hewani. Dengan proses pembuatan dan desainnya yang sophisticated, busur komposit dapat menembakkan panah hingga sejauh 250 – 300 meter!

Tali pada busur komposit di buat dari usus hewan dan anak panahnya di buat dari buluh kayu di tepi Sungai Nil serta di beri ujung perunggu. Agar lebih akurat, anak panah tersebut di berikan tiga bulu di ekornya. Karena ongkos produksinya mahal, tentara Mesir pada zaman Ramses III membawa lebih dari 600 busur komposit sebagai ganti upeti yang seharusnya emas dari suku Libya yang di taklukannya.

7. Kereta kuda
chariot 706636be99e2a52523dd86a378e9eeb7 - Militer Mesir Kuno juga Punya Senjata Bersejarah Lho

Sebelum ada gagasan tentara kavaleri, kereta kuda bagaikan “tank” di masa Kerajaan Baru Mesir. Orang Mesir berutang pada Hyksos yang memperkenalkan mereka dengan kereta kayu ringan berlantai kulit hewan sebagai peredam kejut.

Dengan kekayaannya, militer Mesir pada Kerajaan Baru mengerahkan kawanan kereta kuda yang di tumpangi kusir dan tentara Mesir langsung ke medan perang! Kereta tersebut akan mengelilingi musuh di medan perang, sedangkan sang prajurit akan menembakkan panah dengan busur kompositnya atau melemparkan lembing.

Riwayat perang Mesir Kuno menceritakan formasi kereta kuda hingga lebih dari 100 yang menyerang sisi samping dan belakang formasi musuh! Selain cepat dan gampang di kendalikan, kereta kuda tersebut juga menyimpan banyak persenjataan untuk prajurit yang turun ke medan pertempuran. Bak mobil tentara masa kini!

8. Baju zirah bersisik
egyptian 1c022e3f99d144b668feec452e83c979 - Militer Mesir Kuno juga Punya Senjata Bersejarah Lho

Rata-rata, prajurit infanteri Mesir Kuno pada Kerajaan Baru tidak begitu terlindungi di medan perang. Dari lukisan relief dan bukti arkeologi, mereka mungkin telah mengenakan baju zirah tekstil yang direkatkan oleh perekat hewani. Selain panah, mereka tidak akan efektif sebagai baju zirah. Lalu, siapa yang “di anakemaskan”?

Baju zirah dan pelindung di khususkan untuk pengendara kereta kuda, baik kusir dan tentara, yang menjadi sasaran para pemanah musuh. Mereka mengenakan baju zirah bersisik panjang dari perunggu. Setiap sisik pada baju zirah perunggu tersebut di beri lubang kecil untuk di ikatkan dengan kain linen atau kulit sebagai penyokong. Satu baju zirah memiliki lebih dari 600 sisik!

Dari gambar relief makam para Firaun, kuda-kudanya pun memakai baju zirah bersisik! Pada beberapa lukisan, Ramses II dan Tutankhamun di tunjukkan tengah mengendarai kereta kuda, dan kuda-kudanya memakai baju zirah perunggu yang di cat cerah. Kalah sama kuda!

Itulah delapan persenjataan terkenal yang di gunakan oleh militer Mesir Kuno di masanya. Meskipun tidak seampuh masa kini, persenjataan tersebut membuktikan kemajuan peradaban Mesir Kuno yang telah menyertakan logam.