Sejarah Eksperimen Tak Manusiawi yang Dilakukan demi Ilmu Psikologi

48 - Sejarah Eksperimen Tak Manusiawi yang Dilakukan demi Ilmu Psikologi

Sejarah Eksperimen Tak Manusiawi yang Dilakukan demi Ilmu Psikologi

Sejarah Eksperimen Tak Manusiawi yang Dilakukan demi Ilmu Psikologi – Percobaan atau disebut juga eksperimen adalah suatu set tindakan dan pengamatan, yang dilakukan untuk mengecek atau menyalahkan hipotesis atau mengenali hubungan sebab akibat antara gejala. Dalam penelitian ini, sebab dari suatu gejala akan diuji untuk mengetahui apakah sebab tersebut memengaruhi akibat.

Ilmu psikologi selalu menarik untuk dibahas dan dipelajari. Mengetahui sifat-sifat manusia dan bagaimana terbentuknya membantu kita memahami diri sendiri dan bagaimana dunia ini serta masyarakat berjalan.

Namun apakah kamu tahu dalam proses mendapatkan ilmu-ilmu ini sering kali terdapat percobaan mengerikan yang dilakukan? Entah itu percobaannya kepada hewan atau manusia sendiri. Berikut ini adalah percobaan aplikasi open card ceme psikologi tak berperikemanusiaan yang pernah terjadi.

1. Terapi kejut listrik kepada anak-anak
1483582062079 abcbadb9f0ab3ef0ff50e9dd1103a03d - Sejarah Eksperimen Tak Manusiawi yang Dilakukan demi Ilmu Psikologi

Praktik ini sering dilakukan pada 1960an. Salah satunya oleh Dr. Lauretta Bender yang bekerja di Creedmore Hospital di New York. Dia memilih anak-anak yang akan jadi subjek percobaan lewat wawancara menggunakan metode memberikan tekanan kecil kepada kepala anak-anak tersebut yang dikumpulkan dalam sebuah grup.

Mereka yang merespons tekanan itu dianggap oleh Bender sebagai gejala awal schizophrenia. Dengan memberikan metode kejut listrik, Bender percaya itu mampu menyembuhkan anak-anak tersebut. Setidaknya ada 100 anak yang mengikuti terapi ini dengan anak yang paling kecil berumur tiga tahun.

2. Studi monster
image566885x 7535faf3a263100a43aff3e47c228b86 - Sejarah Eksperimen Tak Manusiawi yang Dilakukan demi Ilmu Psikologi

Pada 1939, 22 anak yatim piatu yang tinggal di Davenport, Iowa menjadi subyek tes psikologi. Untuk mempelajari masalah kegagapan, 22 anak itu dibagi menjadi dua grup. Grup pertama mendapatkan terapi pidato positif dan secara konsisten dipuji untuk kemampuan pidatonya.

Grup satunya lagi mendapatkan terapi pidato negatif yang mana mereka mendapatkan pengucilan untuk setiap pidato yang tidak sempurna. Hasilnya mereka yang berada di grup kedua yang kala itu masih bisa berbicara dengan normal berakhir memiliki masalah bicara seumur hidup mereka.

3. Proyek Aversion
a clockwork orange aversion therapy 89a33484d9376ec61880b43ca796c5e9 - Sejarah Eksperimen Tak Manusiawi yang Dilakukan demi Ilmu Psikologi

Di era apartheid Afrika Selatan, Dr. Aubrey Levin mendapatkan tugas untuk menyembuhkan para homoseksual. Ribuan homoseksual di penjarakan di rumah sakit militer Voortrekkerhoogte.

Di sana mereka mendapatkan metode elektrokonpulsif untuk “menyembuhkan” kondisi homoseksual itu. Praktiknya adalah para pria homoseksual ini di tunjukkan gambar pria bugil dan di suruh untuk memfantasikan hal tersebut sebelum pada akhirnya mendapatkan kejutan listrik.

4. Percobaan obat-obatan kera
imagev1b0fa8bfeebb942fec1d8f82d37b71960 45dd7lj4o3598zrnor2 ct1880x930 9f43f13bda064923b8980fc50a238de1 - Sejarah Eksperimen Tak Manusiawi yang Dilakukan demi Ilmu Psikologi

Pada 1969 sebuah fasilitas studi melakukan eksperimen efek kecanduan obat-obatan menggunakan hewan. Sejumlah kera di latih untuk menyuntikkan diri mereka dengan morfin, alkohol, kokain, dan obat lainnya. Tiap kera yang bisa menyuntik diri sendiri di berikan sejumlah obat-obatan dalam jumlah besar.

Tidak mengagetkan monyet-monyet tersebut menjadi gila. Beberapa mencoba melarikan diri, hingga anggota badannya patah, sementara beberapa lainnya bulunya rontok. Ada pula yang mati beberapa minggu kemudian.

5. Eksperimen ekspresi wajah
psychology behaviour experiments 5a01ac68c335c 700 1b22ccaeb18329bf56fafbc8d8c0f2b6 - Sejarah Eksperimen Tak Manusiawi yang Dilakukan demi Ilmu Psikologi

Psikolog dari University of Minnesota, Carney Landis, menjalankan sebuah riset pada 1924 untuk mengetahui ekspresi wajah seseorang. Secara spesifik, Landis ingin mengetahui ekspresi seseorang yang senang, bahagia, takut, sedih, jijik dan lainnya. Dia pun merekrut beberapa mahasiswa dan memberikan stimulan yang nantinya wajah mereka di foto.

Stimulan ekspresi wajah itu berupa pornografi, amonia, menyentuh reptil hingga memenggal tikus. Sepertiga partisipan bersedia memenggal tikus itu walaupun mereka tidak tahu cara memenggal yang benar. Sisanya yang menolak, Landis sendiri yang memenggal tikus itu.

6. Little Albert
1 hj6yvosufqh1tsjfz70icw 652e4062c1b61bc3a17711ec6ae0ee7c - Sejarah Eksperimen Tak Manusiawi yang Dilakukan demi Ilmu Psikologi

Eksperimen ini di lakukan oleh John Watson yang di kenal sebagai “Bapak Kebiasaan.” Dalam eksperimennya, Watson sering menggunakan anak yatim piatu sebagai objek eksperimennya.

Salah satu yang terkenal adalah kasus Little Albert. Pada awalnya Little Albert di ekspos untuk memberikan reaksi kepada berbagai gambar dan suara, seperti monyet, kelinci, koran yang terbakar dan lainnya.

Proses keduanya, Watson memperkenalkan Little Albert dengan tikus putih. Pada awalnya Albert tidak takut dengan hewan itu. Sampai suatu ketika, Watson mulai membuat suara berisik dengan pipa besi tiap kali Albert menyentuh hewan itu.

Tentu saja sang tikus menunjukkan ekspresi penuh tekanan. Semenjak itu, Albert menunjukkan ekspresi takut terhadap sesuatu yang halus atau putih. Hipotesis Watson pun terbukti bahwa ketakutan bisa di ciptakan.

7. Eksperimen Boneka Bobo
bandura bobo doll 350d627276e2ef4ddc572eaf45545701 - Sejarah Eksperimen Tak Manusiawi yang Dilakukan demi Ilmu Psikologi

Masih sama di era 1960an, terdapat sebuah eksperimen yang bertujuan untuk mendemonstrasikan bagaimana anak-anak belajar tentang sebuah kebiasaan. Eksperimen Albert Bandura mengumpulkan 72 anak-anak di umur-umur sekolah dengan sebuah boneka besar bernama Bobo.

Bandura mempertontonkan orang dewasa yang bertindak kejam terhadap Bobo kepada anak-anak tersebut dan meninggalkan anak-anak itu satu per satu sendirian dengan boneka tersebut. Dari situ, anak-anak mulai menyiksa Bobo, bahkan dengan kondisi yang kejam. Bandura melakukan riset ini dua kali dan mendapatkan hasil yang sama.

8. Efek Bystander
header bystander d7a718b68da5ec82e5f309b71f4fd85b - Sejarah Eksperimen Tak Manusiawi yang Dilakukan demi Ilmu Psikologi

Ada sebuah kasus pembunuhan kepada Kitty Genovese yang di bunuh di depan khalayak umum, namun orang-orang yang melihatnya tidak melaporkannya sama sekali. Kasus itu memberikan ide untuk melakukan sebuah percobaan mengetahui efek Bystander, sebuah ide di mana individu tidak akan menolong individu lain jika mereka berada dalam sebuah grup.

Dalam sebuah eksperimen subjek di masukkan ke dalam sebuah ruangan bersama dengan aktor. Aktor tersebut akan berpura-pura mengalami kejang-kejang.

Eksperimen itu menemukan fakta bahwa saat subjek menemukan seseorang yang kejang, hanya beberapa orang yang akan mencoba menolong di dalam sebuah grup. Sedangkan ketika subjek itu berada sendirian dengan sang aktor, mereka akan bersedia untuk menolongnya.

Percobaan macam ini umumnya sering muncul pada era 1960an ke atas. Lebih dari itu banyak aturan pelarangan yang tidak memperbolehkan eksperimen tidak manusiawi macam ini. Karena itulah kamu tidak akan tahu atau jarang mengetahui percobaan macam ini di zaman sekarang