Ipda Ade Hertiawan, Anak Pedagang Pinggiran Peraih Adhi Makayasa di Akpol

Ipda Ade Hertiawan, Anak Pedagang Pinggiran Peraih Adhi Makayasa di Akpol

Anak Pedagang Pinggiran Peraih Adhi Makayasa di Akpol

Anak Pedagang Pinggiran Peraih Adhi Makayasa di AkpolPresiden Jokowi menyematkan bintang Ahdi Makayasa dapa empat perwira remaja lulusan terbaik. Salah saru kebanggaan luar biasa bagi Ipda Ade Hertiawan, anak dari keluarga pedagang di Ketapang, Kalimantan Barat.

Baca juga : Berikut Alasannya, Mengapa Tidak Adanya Kasus COVID-19 di Negara Bagian Pasifik

Prestasi Ade sejak dini dan kerja keras kedua orang tua kini telah membuahkan hasil luar biasa. Ingin tahu kisah perjuangan Ipda Ade Hertiawan, anak pedagang yang meraih Adhi Makayasa Akademi Kepolisian? Simak informasinya berikut ini.

Bercita-cita Jadi TNI-Polri

Hidup dalam keluarga sederhana tidak pernah menyurutkan impian Ade. Melansir dari Dream.co.id, Ade Hertiawan mempunyai orang tua yang berprofesi sebagai pedagang.

Menurut pengakuan ibundanya, sejak duduk di bangku TK, Ade sudah berkeinginan menjadi seorang anggota Abdi Negara. Melihat sosok TNI live22 apk android dan Polri mengenakan seragam, nampak begitu gagah dan berwibawa.

Sampai suatu ketika Ade merengek minta pindah sekolah dari TK Islam ke TK Bhayangkara. Supaya bisa merasakan mengenakan seragam Abdi Negara di sekolah pada hari tertentu.

Penghargaan Adhi Makayasa

Adhi Makayasa merupakan penghargaan tahunan pada lulusan terbaik di Matra Darat, Matra Laut, Matra Udara, dan Matra Kepolisian. Anggota TNI dan Polri yang bisa menerima penghargaan tertinggi ini, hanya yang bisa menunjukkan nilai terbaik pada tiga aspek, yakni akademis, jasmani, dan kepribadian atau mental.

Tahun 2017, empat perwira memiliki latar belakang keluarga menengah ke bawah. Dari Perwira TNI, Samsul Huda dan Bernadinus Yoga merupakan anak seorang petani, serta Wiraswanrill anak seorang PNS.

Peraih Prestasi Ati Tanggap Emas

Selain Adhi Makayasa, Ade juga pernah menerima prestasi ‘Ati Tanggap Emas’. Sebuah prestasi yang diberikan pada masing-masing aspek dengan periode per semester, per tahun atau di akhir pendidikan.

Termasuk medali dan piagam terbaik pertama. Prestasi Ade yang dicapai sejak kecil begitu terasah hingga dewasa. Cita-citanya yang masih tersematkan, yakni menjadi seorang Kapolri.

Sebuah penghargaan menjadi simbol prestasi, bagi Ade juga merupakan bentuk untuk meningkatkan kualitas diri dan intelektual.

Doa Orang Tua Paling Utama

Perjalanan karir dan kesuksesan yang diraih Ade, diungkapkannya berkat doa kedua orang tua. Dia masih ingat perjuangan ibundanya menemani Ade terbang bolak-balik dari Ketapang ke Semarang, lalu ke Pontianak. Semua demi memenuhi berbagai persyaratan pendaftaran kala itu.

“Semua tidak pernah lepas dari doa orang tua. Dan yang paling mustajab bagi saya adalah doa seorang ibu. Usaha yang saya lakukan, setiap mau ujian atau bertugas di luar, selalu meminta restu dari ibu saya,” ujar Ade dalam wawancara bersama Deddy Corbuzier Hitam Putih.

Sumber : merdeka.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *