Azerbaijan Tembak Jatuh Helikopter Militer Rusia, 2 Orang Tewas

Azerbaijan Tembak Jatuh Helikopter Militer Rusia, 2 Orang Tewas

Azerbaijan Tembak Jatuh Helikopter Militer Rusia, 2 Orang Tewas

Azerbaijan Tembak Jatuh Helikopter Militer Rusia – Sebuah helikopter militer Rusia telah ditembak jatuh di atas wilayah Armenia. Pihak Azerbaijan mengaku bertanggung jawab atas penembakan helikopter tersebut dengan rudal.

Insiden ini bisa menyeret Moskow lebih jauh ke dalam konflik yang meningkat antara kedua negara pecahan Soviet tersebut, yang sejauh ini telah menewaskan ribuan orang.

Pernyataan itu pun disampaikan Kemenlu Azerbaijan setelah Kementerian Pertahanan Federasi Rusia mengkonfirmasi jika satu aplikasi idnplay versi terbaru helikopter penyerangnya, Mi-24, telah ditembah jatuh di atas langit Armenia oleh senjata anti udara portabel atau Man-portable air-defense systems (MANPADS), seperti yang dilansir dari DW.

1. Helikopter ditembak jatuh di wilayah udara Armenia 

Keberadaan Pasukan Rusia di teritori Armenia yang merupakan bagian dari isi perjanjian pakta pertahanan kedua negara, menyebabkan situasi bisa lebih memanas jika sebuah hal yang tidak diinginkan terjadi.

Helikopter penyerang tersebut merupakan bagian dari Angkatan Darat ke-102 Rusia yang diberi tugas menjadi jaminan perlindungan untuk Armenia apabila terjadi sebuah serangan ke wilayahnya. Berdasarkan informasi Kemhan Rusia, helikopter ditembak jatuh ketika sedang melaksanakan patroli bersama di dekat Desa Yeraskh yang berbatasan dengan Wilayah Barat Azerbaijan yang terpisah.

2. Pemerintah Azerbaijan sampaikan permohonan maaf kepada Rusia 

Pemerintah Azerbaijan langsung memberikan pernyataan resmi setelah tersebar kabar ditembak jatuhnya helikopter Militer Rusia di atas langit Armenia. Melalui Kemhan dan Kemenlu Azerbaijan, pemerintahan Presiden Ilham Alyev menyatakan permohonan maaf kepada Pemerintah Rusia serta keluarga yang ditinggalkan dan mereka juga menyebutkan jika Azerbaijan siap mengganti rugi atas kerugian yang telah mereka perbuat.

Menurut Azerbaijan, kesalahan terjadi setelah salah satu prajuritnya mengira helikopter itu sebagai milik Armenia dan meningkatnya situasi pertempuran dengan Separatis Armenia yang membuat Azerbaijan langsung menembak tanpa melakukan konfirmasi. Azerbaijan menegaskan bahwa serangan itu tidak ditujukan kepada Federasi Rusia dan murni sebuah human error.

3. Investigasi sedang berlangsung  

Sampai saat ini Pemerintah Rusia masih belum mau menunjuk siapa dalang dari kejadian besar ini meskipun Azerbaijan sudah mengakuinya. Dilaporkan AlJazeera, Kementerian Pertahanan Federasi Rusia beserta Angkatan Darat ke-102 Rusia tengah melaksanakan investigasi mendalam sehingga jawaban sebenarnya dapat ditemukan secepat mungkin.

Konflik bersenjata yang sedang merebak di Nagorno-Karabakh antara Armenia-Azerbaijan, pakta pertahanan dengan Armenia, dan hubungan diplomatik yang sangat baik dengan Azerbaijan, memaksa Rusia untuk tidak terlalu cepat dalam mengambil keputusan serta pernyataan resmi. Banyak ahli yang berpendapat, insiden ini dapat meningkatkan eskalasi militer dalam Konflik Nagorno-Karabakh jika Rusia akhirnya memilih untuk berpihak dengan Armenia.