Dapur Umum ala TNI Polri

Dapur Umum ala TNI Polri

Dapur Umum ala TNI Polri untuk Warga Terdampak Corona

Dapur Umum ala TNI Polri untuk Warga Terdampak Corona – Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mendirikan Dapur Umum di wilayah Jakarta untuk membantu masyarakat yang terkena dampak wabah corona dan Penerapan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Untuk menjamin kebersihan makanan yang disajikan, personel yang berada di dapur umum mengikuti protokol kesehatan yang berlaku. Ini adalah dengan pemeriksaan suhu tubuh sebelum masuk ke lingkungan dapur.

Di pintu masuk dapur juga disiapkan cuci tangan maupun hand sanitizer, serta menerapkan jaga jarak. Petugas gabungan TNI/Polri melakukan penjagaan pada area pintu Daftar Indo Poker 99 Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang, Banten pada pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Warga masih banyak yang tak menggunakan masker dan tak menjaga jarak dalam mobil. Petugas ada yang membagikan masker dan nasi bungkus dalam PSBB kali ini.

Berdasarkan pantauan di check point Kecamatan Cikande di Kabupaten Serang dengan Kecamatan Jayanti, di Kabupaten Tangerang, warga yang tak menjaga jarak di dalam mobil diberhentikan dan disuruh mengatur ulang tempat duduknya.

Terpisah, Jajaran Kepolisian Polda Jawa Tengah bersama Kodam IV Diponegoro juga mendirikan dapur umum untuk mensuplai nasi bungkus untuk pekerja yang terdampak wabah covid-19.

Jajaran Kepolisian Polda Jawa Tengah bersama Kodam

Untuk sementara, dapur umum yang terbuat dari truk Brimob Polda Jateng ini didirikan di 11 lokasi yakni di Semarang, Kendal, Pati, Pekalongan, Banyumas, Cilacap, Solo, Sukoharjo , Boyolali dan Purworejo.

“Tujuannya satu, kami peduli dan ingin berbagi untuk saudara kita yang berdampak wabah covid-19 dan warga kurang mampu”, ungkap Kapolda Jateng Irjen Rycko Amelza Dahniel usai meninjau dapur umum di kawasan Simpang Lima Semarang, Jumat.

Dapur umum Polri-TNI relatif sederhana namun bermanfaat. Untuk memasak nasi, sayur dan lauk setiap hari, hanya dibutuhkan biaya tak lebih dari Rp1,2 juta yang menghasilkan 300 bungkus nasi.

Komandan Kodim (Dandim) 0503/JB Kolonel Kav Valian Wicaksono Magdi selaku Koordinator Dapur Umum TNI-Polri Percepatan Penanganan Covid-19 di Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, menyampaikan Dapur Umum TNI-Polri di Kelurahan Kapuk setiap harinya mampu mendistribusikan seribu lebih makanan siap saji.

Seperti yang dialami oleh Sukardi, warga Cikande yang akan menuju Jayanti. Dia awalnya duduk di bagian depan mobil pick up bersama temannya, kemudian disuruh pindah ke belakang sesuai aturan menjaga jarak.

“Maskernya ketinggalan di rumah. Dari Cikande mau ke Jayanti ini,” kata salah satu warga, Sukandi, ditemui di lokasi check point perbatasan Kabupaten Serang dengan Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu.

Bupati Tangerang mengatakan Zaki Iskandar, mengatakan hari pertama pemberlakuan PSBB di wilayahnya masih dalam tahap sosialisasi dan himbauan yang akan terus dilakukan.

“Ini untuk dibagikan kepada warga miskin pagi, siang, dan malam yang terkena dampak Covid-19 dan PSBB,” kata Wicaksono dalam rilisnya, Sabtu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *