Densus 88 Antiteror Tangkap Terduga Teroris di Sentul Bogor

Densus 88 Antiteror Tangkap Terduga Teroris di Sentul Bogor

Densus 88 Antiteror Tangkap Terduga Teroris di Sentul Bogor

Densus 88 Antiteror Tangkap Terduga Teroris di Sentul Bogor – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap terduga teroris di kawasan Sentul, Bogor, Jakarta Barat. Dia merupakan kepala iqtishot bithonah dari kelompok Jamaah Islamiyah (JI).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Daftar IDNPlay Poker Indonesia (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono menyampaikan, terduga teroris yang ditangkap berinsi AYR (42).

“Betul tadi pukul 08.00 WIB (ditangkap),” tutur Awi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (18/11/2020).

Menurut Awi, iqtishot bithonah adalah sub bidang di dalam struktur kelompok JI yang berisi kumpulan para pengusaha. Mereka berperan sebagai salah satu donatur atau sumber pendanaan organisasi.

“Di mana dana yang terkumpul tersebut salah satunya digunakan untuk membiayai pengiriman sekitar 80 orang anggota JI ke Suriah untuk mengikuti pelatihan militer,” jelas dia.

Selain itu, AYR pernah menjabat sebagai sekertaris 3 di Organisasi Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) Bogor tahun 2015. Dia juga diketahui mengikuti pertemuan kelompok JI.

“Nomornya pernah ter-cover berada di pertemuan JI tanggal 22 September 2018 di Ruko Bizpark daerah Kopo, Bandung,” Awi menandaskan.

Peran Terduga Teroris

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengungkapkan bahwa, AYR diduga memiliki peran sebagai pengumpul dana dari kelompok tersebut.

“Menjabat sebagai kepala iqtishot bithonah. Iqtishot bithonah adalah sub bidang di dalam struktur JI yang berisi kumpulan para pengusaha yang berperan sebagai salah satu donatur atau sumber pendanaan organisasi JI,” kata Awi dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (18/11/2020).

Menurut Awi, dana yang nantinya dikumpulkan itu akan digunakan untuk membiayai kelompok JI pergi ke Suriah guna mengikuti pelatihan militer.

“Di mana dan yang terkumpul tersebut salah satunya digunakan untuk membiayai pengiriman sekitar 80 orang anggota JI ke Suriah untuk mengikuti pelatihan militer,” ujar Awi.