Dibantu TNI-Polri, Presiden Optimistis Covid-19 Akan Menurun

Dibantu TNI-Polri, Presiden Optimistis Covid-19 Akan Menurun

Dibantu TNI-Polri, Presiden Optimistis Covid-19 Akan Menurun

Dibantu TNI-Polri, Presiden Optimistis Covid-19 Akan Menurun – Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis tingkat penyebaran Covid-19 di Indonesia akan semakin menurun. Karena dilibatkannya Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk mendisiplinkan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan.

“Kita melihat bahwa R0 dari beberapa provinsi sudah di bawah 1. Kita harapkan akan semakin hari semakin turun dengan digelarnya pasukan dari TNI dan Polri di lapangan secara massif,” kata Presiden Jokowi usai meninjau Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, pada Selasa.

Dilansir https://tequila-orendain.com RO atau basic reproduction number adalah angka yang menunjukkan daya tular bakteri atau virus terhadap orang lain. Angka R0 yang ditetapkan WHO untuk Covid-19 di seluruh dunia antara 1,9 – 5,7. Sedangkan di Indonesia berada di bawah 1.

Presiden Jokowi juga meyakini penerapan sistem pendisiplinan protokol kesehatan yang melibatkan TNI dan Polri akan dapat memutus mata rantai penularan Covid-19 di Indonesia.

Penanganan yang cepat dan tepat

Aturan itu akan diterapkan di 1.800 titik yang tersebar 4 provinsi dan 25 kabupaten/kota yang telah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Keempat provinsi itu adalah DKI Jakarta, Sumatera Barat, Jawa Barat, dan Gorontalo.

“Pagi hari ini, saya datang ke stasiun MRT dalam rangka untuk memastikan bahwa mulai hari ini akan digelar oleh TNI dan Polri, pasukan berada di titik-titik keramaian lebih mendisiplinkan agar masyarakat mengikuti protokol kesehatan sesuai dengan PSBB,” kata Presiden Jokowi.

Pada kesempatan itu, Presiden okowi didampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Idham Azis, meninjau secara langsung Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia untuk mengecek kesiapan Penerapan Prosedur Standar New Normal di Sarana Publik.

Rencananya, pemerintah akan mengimplementasikan New Normal, seperti diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi. Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang PPSBB dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 telah menyatakan bahwa PSBB dilakukan salah satunya dengan meliburkan tempat kerja