Inggris Ajak Jepang dan Arab Saudi Untuk Ciptakan Vaksin Corona

Inggris Ajak Jepang dan Arab Saudi Untuk Ciptakan Vaksin Corona

Inggris Ingin Ciptakan Vaksi

Inggris Ajak Jepang dan Arab Saudi – Pemerintahan Inggris bertekad menjadi pemimpin dunia dengan menciptakan vaksin COVID-19. Dari berbagai institusi dan negara turut dilibatkan dalam mega proyek agar memuluskan rencana ini, mulai dari Jepang dan juga Arab Saudi.

Hari ini Perdana Menteri Inggris Boris Johnson akan menjadi tuan rumah bersama dengan Kanada, Perancis, Jerman, Italia, Jepang, Norwegia, Arab Saudi dan Komisi Eropa dalam sebuah konferensi internasional besar untuk mempercepat pembuatan vaksin, perawatan dan tes virus Corona yang dilakukan oleh beberapa negara dan institusi.

Baca juga : Helikopter Militer Kanada Ditemukan

Perdana Menteri Boris Johnson akan mengonfirmasi janji Inggris untuk pendanaan sebesar 388 juta poundsterling untuk penelitian vaksin, tes, dan perawatan. Inggris ajak Jepang dan Arab Saudi

Ajakan dari Inggris

Ini adalah bagian dari komitmen bantuan Inggris senilai total 744 juta poundsterling untuk membantu mengakhiri pandemi dan mendukung ekonomi global, termasuk 250 juta poundsterling untuk Koalisi Kesiapsiagaan Epidemi Inovasi (CEPI) untuk mengembangkan vaksin melawan Virus Corona.

“Semakin kita berkumpul dan berbagi keahlian, semakin cepat ilmuwan kita akan berhasil. Upaya untuk menemukan vaksin untuk mengalahkan virus ini bukanlah persaingan apk live22 antar negara, tetapi upaya bersama yang paling mendesak dalam kehidupan kita,” ujar PM Johnson dalam keterangan resmi Kedubes Inggris, Senin (4/5/2020).

Di Inggris, upaya keras untuk pengembangan vaksin terus berjalan. Minggu lalu Universitas Oxford dan AstraZeneca mengumumkan kemitraan untuk mendukung pembuatan skala besar dan potensi distribusi vaksin yang saat ini sedang diuji coba oleh universitas.

Pada tanggal 4 Juni, Inggris akan menjadi tuan rumah KTT Vaksin Global, menyatukan negara-negara dan organisasi untuk mengikuti jejak Inggris dalam membantu pendanaan untuk Gavi, Aliansi Vaksin sebagai investasi yang sangat penting dalam penyediaan vaksin.

Perwakilan Inggris di Indonesia menyebut pencarian vaksin Virus Corona bukanlah perlombaan, melainkan butuh kolaborasi antara negara. Vaksin pun ditargetkan bisa tersedia dengan harga terjangkau.

“Untuk melawan virus Corona, kita harus bekerjasama, bukan bersaing. Masa-masa tantangan global yang belum pernah terjadi ini menuntut kreativitas, kolaborasi, dan kebaikan dari kita semua. Indonesia dan Inggris bersatu dan bekerjasama dalam sistem multilateral. Ketersediaan vaksin yang terjangkau,” ujar Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins.

Rincian Dana dari Inggris

Inggris telah menyediakan dana sebesar 744 juta poundsterling untuk bantuan tanggap global dalam mengatasi COVID-19. Janji untuk target pendaan 8 miliar dolar terdiri dari dukungan yang sebelumnya. 388 juta poundsterling untuk vaksin, tes, dan perawat baru.

250 juta poundsterling untuk Koalisi Kesiapsiagaan Inovasi Epidemi, ini adalah kontribusi terbesar dari negara mana pun, untuk penelitian vaksin corona.

40 juta Poundsterling untuk mendukung Global Therapeutics Accelerator, dana untuk pengembangan cepat perawatan virus Corona

Selain itu, ada 23 juta poundsterling untuk mendukung Foundation for Innovative New Diagnostics untuk mengembangkan tes cepat. Virus guna membantu mengidentifikasi dan memperlambat penyebarannya.

Dana untuk WHO disedakan 75 juta poundsterling untuk respons sistem kesehatan kritis. Inggris juga menjanjikan setara dengan 330 juta Poundsterling per tahun selama lima tahun ke depan untuk Gavi, Aliansi Vaksin.

Sumber : liputan6.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *