Israel Tembak Warga Palestina saat Lawatan

Tentara Israel Tembak Warga Palestina

Tentara Israel Tembak Warga Palestina saat Lawatan Menlu AS

Tentara Israel Tembak Warga Palestina saat Lawatan Menlu AS – Tentara Israel menembak mati seorang remaja Palestina saat bentrokan terjadi di Tepi Barat pada Rabu. Selain Qaysia, empat warga Palestina lainnya terluka dalam bentrokan tersebut.

Dilansir AFP, militer Israel mengatakan pasukan mereka memasuki kamp pengungsian untuk melakukan penangkapan. Militer mengatakan sesampainya di sana mereka menghadapi “kerusuhan hebat” di mana tembakan terdengar hingga melukai seorang personel tentara.

Keduanya bertemu demi membicarakan dukungan Washington bagi rencana Israel mencaplok wilayah Palestina di Tepi Barat, suatu langkah ilegal menurut komunitas IDN Poker 88 Asia internasional dan dianggap Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melanggar hukum internasional.

Pemerintah Palestina mengecam langkah itu dan memperingatkan bakal terjadi gelombang kekerasan. Lembaga penelitian Israel, Biological Research Institute menyatakan telah mengisolasi antibodi virus corona yang bisa digunakan untuk pengobatan Covid-19.

Peneliti masih menguji coba antibodi corona di dalam cawan Petri di laboratorium yang dikelola Kementerian Pertahanan Israel. Isolasi berarti telah memisahkan antibodi dan siap dikembangkan untuk tahap berikutnya.

Menteri Pertahanan Israel Naftali Bennett mengumumkan bahwa lembaga tersebut sudah mengisolasi antibodi corona pada Senin malam. Temuan awal ini diklaim sebagai yang terbaik di dunia, meski hasil akhir berupa obat-obatan masih membutuhkan waktu berbulan-bulan lagi.

“Pasukan Israel akhirnya menanggapi dengan cara pembubaran kerusuhan dan tembakan. Kami mengetahui laporan mengenai korban jiwa dan sejumlah warga Palestina yang terluka,” bunyi pernyataan militer Israel.

Kementerian Pertahanan dalam sebuah pernyataan

“Pada tahap berikutnya, para peneliti akan mendekati perusahaan internasional untuk memproduksi antibodi pada skala komersial,” kata Kementerian Pertahanan dalam sebuah pernyataan dikutip dari Times of Israel.

Lembaga ini menyatakan, antibodi tersebut merupakan yang pertama di dunia yang mampu mencapai tiga parameter. Pertama, antibodi yang menghancurkan virus.

Kedua, menargetkan virus corona secara khusus dan ketiga bersifat monoklonal atau mampu mengikat satu epitop saja. Epitop merupakan area tertentu pada molekul antigenik yang mengikat antibodi.

“Sejauh yang kami ketahui, menurut publikasi ilmiah komprehensif dari seluruh dunia, Biological Research Institute adalah yang pertama di dunia yang mencapai terobosan ini dalam tiga parameter secara bersamaan,” bunyi pernyataan resmi dari lembaga itu.

Saksi mata mengatakan pasukan Israel merangsek masuk pada dini hari itu dan memicu bentrokan dengan penduduk sekitar. Bentrokan ini terjadi bertepatan dengan kunjungan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo, ke Yerusalem untuk bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Seorang juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina menuturkan remaja berusia 15 tahun itu bernama Zaid Qaysia. Ia tewas akibat luka tembak di kepalanya saat bentrokan antara sekelompok pengungsi dan tentara Israel terjadi di kamp penampungan Al-Fawar, dekat Kota Hebron worcestershiresoldier.org

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *