Jerman Jinakkan Bom Era Perang Dunia II, Seberat 500 Kilogram

Jerman Jinakkan Bom Era Perang Dunia II, Seberat 500 Kilogram

Jerman Jinakkan Bom Era Perang Dunia II

Jerman Jinakkan Bom Era Perang Dunia II – Pada Jumat pagi (5/6/2020) polisi Jerman dan para petugas pemadam kebakaran, masih disibukkan oleh kegiatan mengamankan kawasan di dekat sebuah gedung pertemuan besar Frankfurt, dalam usaha menjinnakan kembali bom pada era Perang Dunia II yang baru-baru ini ditemukan di sebuah proyek kondtruksi.

Baca juga : FGM-148 Javelin, Rudal Penghancur Tank Andalan TNI AD

Sekitar 2.700 orang diminta mengungsi sewaktu mereka mengurung kawasan itu, kata pihak berwenang.

Baca juga : Alutsista China yang Bikin AS Merana, Merasa Kecolongan!

Hal ini dilakukan sebagai tindakan berjaga-jaga sewaktu menjinakkan bom seberat 500 kilogram. Selain itu, layanan bis dan kereta yang melintasi kawasan tersebut juga dihentikan.

Baca juga : PASUKAN SIAP TEMPUR PERTAMA INDONESIA, KILAS BALIK SEJARAH BRIMOB

Pada tengah hari Jumat 5 Juni 2020, para pakar bom dilaporkan mulai berusaha menjinakkan bom, dan mereka memperkirakan upaya tersebut akan selesai pada jam makan malam di hari itu.

Baca juga : Kenalan dengan Pasukan Elite Grup Alpha Rusia, Disegani di Timur Tengah

Penemuan bom dari era perang tersebut relatif masih sering terjadi di Jerman. Perang Dunia II telah berakhir 75 tahun lalu.

Penemuan Dua Bom Pada Tahun 2019

Sebelumnya, pada Juni 2019, penemuan dua bom ditemukan di sebelah utara Frankfurt, yang diantaranya adalah satu bom Jerman seberat 250 kilogram, dan satu bom Amerika seberat 50 kilogram.

Baca juga : Dapatkah Rudal Hipersonik China Dihentikan?

Karena dianggap tidak aman untuk dijinakkan, bom Jerman tersebut terpaksa diledakkan, sementara bom Amerika berhasil dijinakkan. Pada kejadian itu, lebih dari 2.500 orang terpaksa dievakuasi sebagai langkah pengamanan.

Baca juga : Alasan WHO Sebut Amerika Latin Sebagai Pusat Baru COVID-19

Sebuah bom lain juga meledak di sebuah tanah lapang di Jerman bagian barat, pada dua hari sebelumnya dan menghasilkan sebuah lubang besar. Umumnya, bom-bom era perang yang belum meledak merupakan peninggalan operasi militer Sekutu melawan Nazi Jerman pada saat itu.

Sumber : liputan6.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *