Kim Jong-un Dapat Medali Perang Dunia

Kim Jong-un Dapat Medali Perang Dunia

Kim Jong-un Dapat Medali Perang Dunia II dari Presiden Rusia

Kim Jong-un Dapat Medali Perang Dunia II dari Presiden Rusia – Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong-un mendapat medali Perang Dunia II dari Presiden Rusia Vladimir Putin. Medali tersebut diberikan atas peran Kim dalam menjaga memori tentara Uni Soviet yang gugur di Asia.

Duta Besar Rusia Alexander Matsegora menyerahkan medali berjuluk “75 Tahun Kemenangan dalam Perang Patriotik 1941-1945” kepada Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Son Gwon.

Hampir tiga pekan menghilang, Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong-un kembali tampil di depan publik untuk pertama kali pada Jumat kemarin.

Setelah sempat dikabarkan dalam kondisi kritis hingga meninggal, diktator negara terisolasi itu terlihat muncul dalam sejumlah foto dan video yang dirilis kantor berita Korea Utara, worcestershiresoldier.org

Dalam beberapa dokumentasi itu, Kim Jong-un terlihat menghadiri peresmian sebuah pabrik pupuk di wilayah Sunchon. Sang adik perempuan yang ramai dibicarakan karena dinilai berpotensi meneruskan takhta kepemimpinan, Kim Yo-jong, juga turut hadir dalam kunjungan kerja tersebut.

Kantor berita Rusia TASS yang dikelola pemerintah melaporkan bahwa 1.375 tentara Soviet dimakamkan di Korea Utara. Baru-baru ini Kim menarik perhatian dunia setelah hampir tiga pekan menghilang. Dia tampil pertama kali pada Jumat lalu usai

Mereka mengkonfirmasi niat melanjutkan upaya aktif

Rusia sendiri memperingati kemenangan Uni Soviet atas Nazi di Perang Dunia II setiap 9 Mei dengan parade militer besar-besaran di Lapangan Merah Moskow. Namun tahun ini Putin membatalkannya karena karena wabah virus corona.

“Mereka mengkonfirmasi niat melanjutkan upaya aktif untuk secara konsisten mengimplementasikan kesepakatan yang bertujuan mengembangkan dan memperkuat kerja sama Rusia-Korea Utara,” kata kedutaan.

Kim mengunjungi Rusia untuk pertama kali pada April 2019 dan bertemu Putin untuk membahas kebuntuan perjanjian nuklir dengan Amerika Serikat.

Meski begitu, hingga kini pemerintah Korea Utara tidak mengeluarkan pernyataan resmi terkait apa yang terjadi dengan sang pemimpin selama 20 hari terakhir. Pyongyang juga tidak mengonfirmasi atau membantah rumor yang beredar terkait kesehatan Kim Jong-un.

Namun, dalam serangkaian foto dan dokumentasi itu Kim Jong-un tertangkap memiliki tanda tak biasa yang ada di pergelangan tangan kanannya. Banyak pihak meyakini tanda tersebut merupakan luka.

Dilansir New York Post, seorang ahli medis Amerika Serikat menuturkan kepada NK News bahwa tanda tersebut mungkin saja sebuah luka bekas menjalani perawatan kardiovaskular. Selama ini, pasien kardiovaskular kerap diminta untuk diambil sampel darah pada pembuluh arteri tangan kanan.

Menurut The Moscow Times, Kim dianggap memiliki kontribusi besar dalam mengenang tentara Soviet yang gugur, termasuk merawat makam dan situs peringatan.

Dikutip dari Deutsche Welle, baik Kim maupun Putin tidak menghadiri acara penyerahan penghargaan tersebut. Kedutaan Besar Rusia di Pyongyang pada Selasa mengatakan upacara penyerahan penghargaan dilaksanakan di Aula Pertemuan Mansudae, tempat Kim merombak jajaran lembaga tertinggi Korea Utara pada bulan lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *