Menhan Kroasia Damir Krsticevic Mundur Usai Insiden Pesawat Militer Jatuh

Menhan Kroasia Damir Krsticevic Mundur Usai Insiden Pesawat Militer Jatuh

Insiden Pesawat Militer Jatuh di Kroasia

Menhan Kroasia Damir Krsticevic MundurMenteri Pertahanan Kroasia mengundurkan diri setelah sebuah pesawat latihan angkatan udara jatuh tidak lama setelah lepas landas dari sebuah pangkalan udara militer di bagian Barat Daya di negara tersebut.

Kedua awak pesawat itu tewas dalam kecelakaan pada Kamis 7 Mei, demikian dikutip dari laman VOA Indonesia, Jumat (8/5/2020).

Kecelakaan serupa tiga bulan silam, sewaktu sebuah helikopter jatuh, juga menewaskan dua pilotnya.

Baca juga : Dilengkapi Rudal Hipersonik, Jet Tu-160 Rusia Lebih Mematikan

Damir Krsticevic mengumumkan pengunduran dirinya, dengan mengatakan “kita harus transparan” dan memikul tanggung jawab atas kecelakaan itu.

“Ini adalah kehilangan besar bagi militer Kroasia. Hari ini saya meletakkan jabatan dari peran sebagai wakil presiden dan menteri pertahanan Republik Kroasia. Terima kasih,” kata Krsticevic.

Penyebab Kecelakan

Kementerian Pertahanan Kroasia mengemukakan dalam suatu pernyataan bahwa pesawat bermesin tunggal Zlin jatuh sekitar pukul 4 sore dalam penerbangan latihan rutin di Zadar, kota di bagian tengah negara itu.

Kementerian tidak memberi penjelasan apa pun mengenai kemungkinan penyebab kecelakaan itu.

Foto-foto dari lokasi kecelakaan memperlihatkan puing-puing pesawat yang dilalap api, di dekat apa yang tampak sebagai rumah warga.

Hal yang Sama dengan Bolivia

Sebuah pesawat militer Bolivia mengalami kecelakaan pada Sabtu, 2 Mei 2020 dan menewaskan dua awak dan empat warga Spanyol.

Pesawat jatuh itu membawa empat warga Spanyol yang semula hendak dipindahkan ke suatu tempat di tengah wabah Virus Corona, demikian dikutip dari laman New York Times, Senin (4/5/2020).

Kecelakaan itu terjadi di dekat tenggara kota Trinidad. Bolivia telah menutup perbatasannya untuk memperlambat penyebaran pandemi.

Pihak berwenang Bolivia telah membentuk panel untuk menyelidiki kecelakaan itu dan mengajukan apk live22 laporan tentang insiden tersebut dalam delapan hari, kata pihak Angkatan Udara Bolivia.

Temuan awal menunjukkan bahwa pesawat melaporkan mereka berencana untuk kembali ke bandara di Trinidad 12 menit setelah lepas landas karena kegagalan sistem mesin. Tak lama kontak dengan pesawat pun kemudian hilang.

Pesawat itu jatuh di daerah berawa di pinggiran kota timur laut Trinidad, kata pernyataan itu, seraya menambahkan bahwa penyelidikan atas penyebab kecelakaan itu sedang berlangsung.

Inseden Kecelakaan Pesawat Militer Lain

Pada Juli 2019, sebuah pesawat militer kecil menabrak sebuah daerah perumahan di Kota Rawalpindi, Pakistan. Pejabat penyelamat mengatakan 17 orang tewas dalam peristiwa tersebut.

“Lima awak dan 12 warga sipil tewas,” kata para pejabat kepada media setempat seperti dikutip dari BBC.

Sementara itu, 12 orang lainnya dilaporkan terluka. Pesawat itu sedang dalam pelatihan penerbangan ketika jatuh dan memicu kebakaran yang melalap beberapa rumah.

Rawalpindi, dekat ibu kota Islamabad, adalah situs markas tentara Pakistan.

Sejauh ini belum jelas apa yang menyebabkan kecelakaan itu. Pesawat itu merupakan bagian dari unit penerbangan Angkatan Darat Pakistan.

Kerumunan warga setempat, beberapa terisak-isak, berkumpul di daerah perumahan tempat insiden itu terjadi, kata kantor berita AFP.

“Saya terbangun oleh suara ledakan besar,” kata warga bernama Mohammad Sadiq. “Orang-orang berteriak, Kami mencoba membantu mereka tetapi nyala api terlalu tinggi dan api terlalu kuat.”

Seorang penduduk lain mengatakan, pesawat itu tampaknya terbakar sebelum jatuh.

Sumber : liputan6.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *