Pasukan AS Di Luar Negeri Dihentikan 60 Hari Karena Virus Corona

pasukan as di luar negeri dihentikan

Pasukan As Di Luar Negeri Dihentikan 60 Hari – Pentagon (Departemen Pertahanan Amerika Serika) saat ini membekukan perjalanan militer AS di lua negeri dalam upaya membatasi penyebaran virus corona di antara para tentaranya. Dimana seluruh aktivitas perjalanan dan pergerakan militer AS di luar negeri akan dihentikan sementar hingga 60 hari ke depan.

Seperti yang kami lansir di Reuter dan CNN, diberitakan Menteri Pertahanan (Menhan) AS, Mark Esper, merilis perintah penghentian pergerakan untuk seluruh personel militer AS di luar negeri pada pekan ini.

Baca Juga: Teledor, Militer Iran Hampir Tembakan Rudal Ke Arah Jet Tempur F-18 AS

Laporan AFP menyebut perintah pembekuan ini menghentikan pengerahan atau pengerahan ulang terhadap 90 ribu personel militer AS dalam dua bulan ke depan.

“Langkah ini diambil untuk membantu pencegahan lebih lanjut terhadap penyebaran virus Corona 2010 (COVID-19), untuk melindungi personel AS dan menjaga kesiapan operasional global kita,” demikian pernyataan Pentagon.

Dalam wawancara dengan Reuters, Esper menyebut perintah itu berlaku bagi seluruh anggota pasukan militer AS, juga para personel sipil dan keluarga tentara AS. Namun dia menekankan bahwa akan ada beberapa pengecualian.

Pasukan As Di Luar Negeri Dihentikan 60 Hari

“Tujuannya adalah memastikan bahwa kita tidak akan membawa virus ini pulang, menginfeksi yang lain, bahwa kita tidak menyebarkannya di kalangan militer,” ujar Esper. Langkah ini menjadi langkah paling luas yang pernah diambil dan akan berdampak pada personel militer AS di seluruh dunia.

Esper menyebut pembekuan pergerakan tidak berlaku untuk penarikan tentara AS di Afghanistan, yang tengah berlangsung dan akan berlanjut. Diketahui bahwa AS berkomitmen mengurangi jumlah tentaranya di Afghanistan menjadi 8.600 personel dalam waktu 135 hari setelah penandatanganan kesepakatan damai dengan Taliban pada 29 Februari lalu.

“Itu (perintah penghentian pergerakan-red) tidak akan mempengaruhinya,” tegas Esper merujuk pada penarikan tentara AS di Afghanistan.

Pada Rabu (25/3) waktu setempat. Militer AS menyatakan pihaknya menaikkan level keamanan terkait kesehatan di pangkalan-pangkalannya di seluruh dunia.  Karena merebaknya pandemi virus Corona. Kondisi perlindungan kesehatan atau HPCON dinaikkan ke level ‘Charlie’ yang merupakan level tertinggi kedua. Yang berarti terjadi penularan berkelanjutan di masyarakat.

Baca Juga: Latihan Militer Dan Upaya Menangkal Virus Corona Di Korea Utara

Sejauh ini sendiri Pentagon telah sebutkan ada 227 kasus virus corona di kalangan militer AS di seluruh dunia. Satu kontraktor dari Departemen Pertahanan AS dilaporkan meninggalk karena virus satu ini.

Sekian artikel kali ini, semoga dengan artikel diatas bisa menambah wawasan dan informasi terbaru seputar dunia militer terbaru.

Sumber: Detik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *