Penyebab Tertembaknya Pesawat Ukraina

Penyebab Tertembaknya Pesawat Ukraina

Penyebab Tertembaknya Pesawat Ukraina

Penyebab Tertembaknya Pesawat Ukraina – Peneliti Iran telah menemukan bahwa pesawat Ukraine International Airlines (UIA) secara tidak sengaja ditembak jatuh pada Januari karena kesalahan manusia dan radar misil yang tidak selaras, lansir Defenseworld.

Pesawat UIA 752 tertembak dan jatuh ke tanah tak lama setelah lepas landas dari Bandara Internasional Imam Khomeini Teheran, menewaskan semua 176 orang di dalamnya.

Iran mengumumkan telah menahan orang yang merekam detik-detik pesawat Ukraina ditembak rudal dan jatuh di pinggiran ibu kota Teheran.

Laporan media lokal Iran menyebut orang itu ditahan oleh militer dan diperkirakan akan didakwa terkait keamanan nasional.

Penangkapan ini berlangsung setelah dua rekaman kecelakaan pesawat Ukraine International Airlines itu tersebar di media. Video terbaru menunjukkan bahwa pesawat berpenumpang 176 orang itu terbakar sebelum jatuh.

“Pesawat PS 752 diidentifikasi oleh salah satu unit pertahanan udara sebagai ancaman dan sebagai konsekuensinya menjadi target,” kata Organisasi Penerbangan Sipil Iran dalam laporannya.

Unit pertahanan udara telah dipindahkan tetapi sistem radarnya tidak selaras. Segera setelah militer memberikan lampu hijau untuk penerbangan Boeing 737-800, pesawat itupun berangkat.

Ketegangan antara AS dan Iran mencapai puncaknya pada waktu itu, karena pembunuhan Jenderal tertinggi Iran, Qasem Soleimani, dalam serangan pesawat tak berawak.

Sebuah laporan sebelumnya oleh penyidik mengatakan bahwa operator rudal unit pertahanan udara memberi tahu komando yang lebih tinggi tentang objek yang tidak dikenal, yang sebenarnya adalah pesawat Ukraina yang bernasib malang, dan menetapkannya sebagai ancaman. Komando gagal berkomunikasi dengan operator tentang pesawat yang telah menerima izin. Operator kemudian menembakkan dua misil ke arah pesawat.

Dalam rekaman gambar itu terlihat pesawat sempat berupaya kembali ke bandara meski akhirnya meledak di angkasa dan jatuh.

Pesawat tersebut dijadwalkan terbang menuju Kiev dan tertembak rudal militer Iran tak lama setelah lepas landas dari bandara Teheran.

Menurut New York Times, klip video terbaru itu diunggah ke YouTube oleh seorang pengguna Iran sekitar pukul 02.00 hari Selasa.

Meski begitu, dikutip FoxNews, seorang wartawan BBC yang pertama kali mengunggah video itu, Nariman Gharib, memastikan bahwa individu yang merekam video itu aman dan pihak berwenang Iran telah menangkap orang yang salah.

“Orang yang menjadi sumber video itu AMAN dan saya dapat meyakinkan Anda bahwa Garda Revolusi Iran (militer Iran) membuat kebohongan baru. Mereka (Iran) membunuh 176 penumpang pesawat komersial Ukraina, itu lah kisah nyata,” kata Gharib.

Kecelakaan Boeing 737 itu berlangsung beberapa jam setelah yang menampung personel militer Amerika Serikat.

Serangan rudal itu dilakukan Iran sebagai respons terhadap serangan drone AS yang menewaskan jenderal mereka, Qasem Soleimani, di Baghdad, Irak.

Iran semula membantah bahwa pesawat Ukraina itu jatuh karena tertembak rudal. Namun, tak lama pemerintahan Presiden Hassan Rouhani mengaku pesawat itu ditembak jatuh angkatan bersenjata karena kesalahan teknis.

Rouhani bersumpah akan menghukum pihak-pihak yang bertanggung jawab atas penembakan pesawat itu. Sejauh ini, pihak berwenang Iran telah menahan 30 personel militer terkait insiden pesawat Ukraina.