Respons Eksploitasi ABK WNI

Respons Eksploitasi ABK WNI

China Respons Eksploitasi ABK WNI hingga Tentara Israel Tewas

China Respons Eksploitasi ABK WNI hingga Tentara Israel Tewas – Pemerintah China akhirnya menanggapi kasus eksploitasi yang dilakukan sejumlah kapal ikan asal negaranya terhadap puluhan warga Indonesia yang bekerja sebagai anak buah kapal (ABK).

Kementerian Luar Negeri China menuturkan pemerintahnya tengah menyelidiki laporan dugaan eksploitasi tersebut. Beijing juga mengatakan terus berkoordinasi dengan pemerintah Indonesia untuk menyelidiki kasus ini.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengidentifikasi lonjakan kasus baru virus corona di China, Korea Selatan, dan Jerman selama akhir pekan kemarin usai sejumlah aturan pembatasan dicabut. Hal itu disampaikan Ghebreyesus dalam sebuah konferensi pers di Jenewa pada Senin.

“Selama akhir pekan kami melihat tanda-tanda masalah di depan. Di Korea Selatan, bar dan kelab ditutup karena kasus yang corona dikonfirmasi menyebabkan banyak kontak dilacak,” kata Tedros seperti dikutip dari IDN Poker 88 Online.

Sementara di Kota Wuhan juga mengumumkan ada kasus baru Covid-19 setelah sebulan tanpa infeksi baru. Seorang tentara Israel, Sersan Amit Ben-Yigal (21), tewas akibat dilempar batu ketika tengah mengejar seorang militan Palestina yang menjadi buronan di Kota Jenin, Tepi Barat, pada Selasa pagi waktu setempat.

Seperti dilansir Associated Press, Amit saat itu sedang mengejar seorang buronan sebelum fajar di desa Yaabed. Ketika dalam perjalanan pulang, sebuah batu jatuh dilempar dari atas atap bangunan dan menghantam kepalanya.

Kota Wuhan juga mengumumkan ada kasus baru

Menurut juru bicara Angkatan Bersenjata Israel, Letkol. Jonathan Conricus, saat itu Amit mengenakan helm tempur, tetapi dia mengalami luka serius akibat lemparan batu tersebut dan dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Pasukan Israel memang kerap menyerbu perkampungan warga Palestina di Tepi Barat dengan alasan mencari milisi yang menjadi buronan. Namun, baru kali ini seorang tentara meninggal dalam operasi tersebut.

Jerman juga melaporkan penambahan kasus baru virus corona setelah beberapa hari terakhir secara bertahap membuka kembali aktivitas bisnis.

Namun, Mahkamah Agung Israel mendukung kebijakan penghancuran rumah ini. Para pejabat Israel menyebutnya sebagai hukuman dan pencegahan.

“IDF [Pasukan Pertahanan Israel] akan terus beroperasi untuk menggagalkan teror dan menjaga keamanan di daerah itu,” kata militer. Kementerian Luar Negeri Palestina mengutuk penghancuran rumah Islam.

Akhir pekan ini, situasi Tepi Barat kembali memanas setelah serangkaian serangan warga Palestina yang mengakibatkan tewasnya seorang bayi Israel, dua tentara Israel yang dibalas penembakan empat terduga penyerang Palestina.

Israel menguasai Tepi Barat dan Jerusalem timur dalam perang 1967. Sekitar 600 ribu orang Israel kini tinggal di pemukiman di sana yang dianggap ilegal oleh komunitas internasional.

Pernyataan itu diutarakan China setelah Indonesia mengutuk perlakuan tidak manusiawi yang dilakukan perusahaan pencari ikan asal China kepada WNI ABK yang bekerja di kapal-kapal mereka.

“China menganggap laporan ini dan tengah menyelidikinya lebih lanjut. Pihak China berupaya melakukan komunikasi secara dekat dengan Indonesia terkait hal ini,” kata juru bicara Kemlu China Zhao Lijian dalam jumpa pers rutin di Beijing pada Senin worcestershiresoldier.org

Serangkaian peristiwa dirangkum dalam kilas internasional, Rabu. Mulai dari respons China soal eksploitasi WNI ABK hingga serdadu Israel yang tewas dilempari batu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *