Serangan di Markas Militer Afghanistan

Serangan di Markas Militer Afghanistan

Taliban Klaim Atas Serangan di Markas Militer Afghanistan

Taliban Klaim Atas Serangan di Markas Militer Afghanistan – Taliban mengatakan pihaknya bertanggungjawab atas serangan mematikan yang menyasar pangkalan militer Afghanistan pada Kamis. Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengonfirmasi serangan yang dilakukan oleh pihaknya melalui pesan singkat kepada media.

Pejabat Afghanistan mengatakan sebuah kendaraan yang membawa bom menargetkan pangkalan militer di kota Gardez, timur Kabul. Akibat serangan tersebut dilaporkan lima warga sipil tewas dan 19 lainnya luka-luka, termasuk lima diantaranya personel tentara.

“Setelah pengumuman ofensif (oleh pejabat Afghanistan) serangan syahid dilakukan terhadap markas militer pemerintahan Kabul,” tulis Mujahid dalam pesan IDN Poker 77 Asia singkatnya seperti mengutip AFP.

Direktur kesehatan Provinsi Welayat, Khan Ahmadzai mengonfirmasi jumlah korban tewas dalam serangan tersebut. Di sisi lain, Taliban membantah serangan yang dilancarkannya telah menewaskan warga sipil.

Tidak ada yang mengklaim bertanggung jawab atas pengeboman tersebut, baik Taliban maupun kelompok negara Islam lainnya yang kerap menargetkan militer dan warga sipil sebagai korban.

Pertukaran telah terjadi secara bertahap dan sejauh ini pemerintah Kabul sudah membebaskan 1.000 tahanan Taliban, sedangkan gerilyawan telah mengkonfirmasi pembebasan 300 anggota Taliban.

Pihak Taliban mengatakan sudah membebaskan 225 tawanan, termasuk anggota pertahanan dan keamanan Afghanistan yang belum dikonfirmasi pemerintah.

Pertukaran telah terjadi secara bertahap

Dalam tujuh hari terakhir terdapat serangan-serangan berskala kecil di Kabul, termasuk ledakan dua granat tangan pada Minggu malam di bagian barat ibu kota Afghanistan yang tidak menimbulkan korban.

Kamis lalu, sebuah roket diarahkan ke pembangkit listrik dan dua bom di pinggir jalan meledak di berbagai daerah di Kabul. Tidak ada korban dan tidak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Sementara itu pertukaran tahanan antara pemerintah Afghanistan dan Taliban terus berlanjut berdasarkan kesepakatan yang ditandatangani AS dan Taliban pada Februari.

Kesepakatan itu menetapkan pemerintah membebaskan 5.000 tahanan Taliban, sementara para pemberontak akan membebaskan 1.000 tawanan. Pertukaran tersebut diperkirakan akan mengarah ke negosiasi intra-Afghan.

Serangan yang terjadi di markas militer Afghanistan hanya berselang dua hari setelah serangan mematikan yang menyasar sebuah rumah sakit di Kabul. Dalam serangan tersebut dilaporkan 24 orang tewas, termasuk bayi dan perawat rumah sakit.

Setelah serangan di rumah sakit, terjadi aksi bom bunuh diri di sebuah pemakaman di Provinsi timur Nangarhar yang menewaskan 32 pelayat.

Namun pihak Taliban membantah dua serangan yang terjadi pada Selasa lalu. Kendati demikian, Taliban tetap memperingatkan Kabul untuk siap menghadapi setiap serangan yang sewaktu-waktu dilancarkan untuk mengecoh pemerintah worcestershiresoldier.org

Serangan beruntun yang terjadi dalam hitungan hari mendorong Presiden Ashraf Ghani untuk berpikir ulang rencana pembicaraan damai dengan Taliban yang baru-baru ini tengah digaungkan oleh Amerika Serikat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *