Tewas dalam Kecelakaan Helikopter Kanada

Tewas dalam Kecelakaan Helikopter Kanada

5 Orang Hilang dan 1 Tewas dalam Kecelakaan Helikopter Kanada

5 Orang Hilang dan 1 Tewas dalam Kecelakaan Helikopter Kanada – Satu jenazah pelaut Kanada, Abbigail Cowbrough ditemukan di antara puing-puing helikopter angkatan laut Kanada yang jatuh saat melakukan tugas gabungan NATO di laut antara Yunani dan Italia. Sementara lima awak lainnya hingga kini dilaporkan masih hilang.

Helikopter Cyclone Sikorsky CH-148 milik IndoPoker Deposit Pulsa Angkatan Laut Kanada diketahui sempat hilang kontak setelah melakukan misi latihan gabungan pada Rabu sebelum tiba di pangkalan kapal induk Fredericton.

Kepala staf pertahanan Kanda, Jon Vance juga mengatakan jika saat terjadi kecelakaan kru dan kapal sekutu tidak melakukan pengawasan atau operasi yang menarget kapal tertentu.

“Kami tidak bisa mengesampingkan faktor apa pun, tetapi saya cukup yakin dari situasi militer bahwa kecelakaan itu bukan kesalahan fungsi kontak atau karena ada aksi serangan,” ujarnya.

Pesawat dengan nomor ekor RPC5880 itu membawa delapan orang yang terdiri atas enam kru berkebangsan Filipina, dan dua penumpang yakni seorang Kanada dan Amerika Serikat. Adapun delapan yang tewas dalam kecelakaan itu adalah tiga kru penerbangan, seorang tenaga medis penerbangan, suster, dokter, pasien dan rekannya.

Otoritas Bandara Manila menyatakan tragedi itu terjadi di landasan pacu 24. “Beberapa saat setelah insiden, tim pemadam kebakaran dan penyelamat MIAA segera menuju lokasi untuk menjinakkan api dengan cairan kimia,” demikian pernyataan otoritas bandara.

Kami tidak bisa mengesampingkan faktor apa pun

“Sayangnya, tak ada penumpang yang selamat dari kecelakaan itu,” imbuh keterangan tersebut. Sebuah pesawat meledak dan terbakar di landasan pacu bandara internasional Ninoy Aquino, Manila, Filipina, Minggu. Semua orang di dalamnya yang berjumlah delapan orang dilaporkan tewas seketika dalam tragedi tersebut.

Dikutip dari Philstar, pesawat yang meledak itu adalah milik perusahaan penerbangan pribadi Lionair yang berbasis di Pasay, Manila. Register nomor pesawat itu adalah IAI 1124A Westwind II dengan tujuan penerbangan ke Bandara Internasional Tokyo.

Hasil investigasi bersama yang dilakukan Yunani, Italia, Turki, dan Amerika Serikat melaporkan helikopter tersebut melintasi perairan internasional sejauh 93 kilometer dari Kefalonia. Di waktu yang bersamaan, kapal perang Itlaia, Yunani, dan Turki juga ikut ambil bagian dalam latihan bersama dengan Kanada.

Mengutip AFP, seorang perwira militer Yunani mengatakan puing-puing helikopter telah ditemukan di zona kontrol Italia. Ia mengonfirmasi jika puing-puing tersebut merupakan milik helikopter Kanada.

Helikopter Kanada tersebut memuat enam penumpang saat hilang kontak pada Rabu. “Satu korban telah ditemukan dan lima lainnya hilang,” ujarnya.

Menteri Pertahanan Kanada Harjit Sajjan mengatakan sejauh ini belum diketahui penyebab kecelakaan. Namun suar otomatis yang ditempatkan di perairan terdekat ditemukan di perairan tak lama setelah helikopter hilang kontak.

Dalam operasi pencarian dan penyelamatan ditemukan salah satu puing helikopter dalam ukuran besar. Pencarian dilanjutkan hingga di laut sedalam 914 meter.

“Kemarin, helikopter Angkatan Laut Kanada dalam misi NATO yang membawa enam anggota Angkatan Bersenjata jatuh di Laut Ionia, lepas pantai Yunani,” ujar Perdana Menteri Justin Trudeau saat konferensi pers di Ottawa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *