Viral Foto Sepatu dan Tas Bermerek Tumbuh Jamur Akibat COVID-19

Viral Foto Sepatu dan Tas Bermerek Tumbuh Jamur Akibat COVID-19

Sepatu dan Tas Bermerek Tumbuh Jamur

Sepatu dan Tas Bermerek Tumbuh Jamur Akibat COVID-19 – Wabah dari COVID-19 sangat berdampak terhadap perekonomian di seluruh lapisan masyarakat di dunia. Baru-baru ini viral di Twitter barang mewah di sebuah Mal di Malaysia berjamur.

Baca juga : Negara-Negara Dengan Senjata Nuklir dan Ambisi Paling Berbahaya di Dunia

Tas dan sepatu branded berjamur imbas penutupan Mall dan karyawan yang dirumahkan. Seperti diketahui, Negeri Jiran menerapkan lockdown sejak 18 Maret hingga 4 Mei 2020.

Ingin tahu viralnya foto sepatu dan  tas bermerek berjamur gara-gara Mall tutup akibat Covid-19? Berikut ulasannya.

Tas Merek Mahal Berjamur

Sebuah tas kecil seharga RM 679 atau setara dengan Rp2,3 juta nampak berjamur. Selama lockdown tidak ada satupun karyawan yang biasa membersihkan barang tersebut. Tidak hanya itu, AC yang mati sangat lama itu menjadi faktor utama tumbuhnya jamur itu.

Sepatu Branded Berjamur

Sepatu merek Santa Barbara Polo & Racquet Club worcestershiresoldier.org, serta sepatu Polo lainnya ikut terkena imbasnya. Udara yang lembap di ruangan toko menjadikan jamur mudah tumbuh.

Masih ada kemungkinan utuk di bersihkan dengan antifungi serta vacum cleaner.

Dompet dan Sabuk dengan Bahan Kulit Berjamur

Selain itu, unggahan akun Iqbal Sheikh Ali menampilkan sabuk, dompet, tas, sepatu, hingga tempat duduk di toko yang juga berjamur. Unggahan itu viral hingga disukai lebih dari dua puluh delapan ribu pengguna Twitter Sepatu dan Tas Bermerek Tumbuh Jamur Akibat COVID-19.

Secara alami jamur mudah tumbuh dan berkembangbiak di tempat lembap dan kotor. Sehingga para karyawan yang sudah masuk bisa segera membersihkan ruangan dan barang-barang yang terpajang di toko. Jika dibiarkan lebih lama lagi, jamur bisa menyebabkan bau dan barang rusak.

Komentar dari Warganet

“Sayang benar yaa,” tulis akun enzoo2695.

“Rugi banyak,” tulis indahamalyah61.

“Iya sayang sekale gais,” tulis adamsinagaa.

“Memang benar banyak berjamur kak, saya sendiri merasakan kok karena saya kerja di mall bagian ritail juga. Tapi gak semua berjamur karena tergantung ada beberapa bahan yg tidak bisa menyesuaikan suhu jadi menyebabkan jamur,” tulis giantaanggelika.

“Sudah lama nggak disentuh jadi jamuran, kayak hatiku,” tulis deviamrst.

Lockdown Malaysia

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah pusat perbelanjaan di Malaysia. Negara tetangga ini telah menerapkan lockdowndan sejak 18 Maret. Namun kini Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin mengumumkan membuka lockdown.

Melansir dari Liputan6, pembukaan baru pada sebagian besar sektor ekonomi, Senin 4 Mei tetap menyesuaikan protokol kesehatan. Diperkirakan 6,64 juta orang atau hampir setengah dari tenaga kerja, telah kembali bekerja sejak MCO bersyarat.

Muhyidin mengatakan, semua aturan dan prosedur operasi standar atau SOP tetap berlaku hingga 9 Juni. Hingga Sabtu (9/5) terdapat 6.589 kasus positif Covid-19 dan 108 kematian.

Sumber : merdeka.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *